SASTRA CONSUMMATUM EST (Puisi Jumat Agung) 29 Mar 2024 06:51
Jalan salib adalah kisah tentang cinta, yang sobek dalam khianat dan duka lara.
Jalan salib adalah kisah tentang cinta,
Yang sobek dalam khianat dan duka lara,
Tubuh dalam genangan derita,
Jiwa memikul seribu luka.
Jalan salib adalah kisah tentang cinta,
Itulah wajah Sang Anak Manusia,
Seolah bilang dalam derita tanpa kata,
"Kalau mencinta,
Ikuti cara Saya,
Memberi sampai tak berhingga,
Tanpa hitung untung-rugi,
Tanpa banyak kalkulasi,
Tanpa berharap kembali,
Tunai hingga abadi."
Dan, kita manusia,
Memang suka lupa,
Kejadian itu sudah 2000-an tahun silam,
Tapi kita bikin lagi dan berteriak,
"Salibkan Dia!"
Membangun Golgotha untuk sesama,
Pernahkah kita merangkul dia atau mereka,
Yang jatuh tak berdaya?
Atau kita melihat sebelah mata sembari ketawa?
"Consummatum est..."
Sudah selesai,
Jerit-Nya dalam sunyi,
Wajah indah pancaran kasih Ilahi,
Telah rusak tak terperi dilukai bertubi-tubi.
Semoga hari ini,
Kita tidak melukai-Nya lagi,
Tak hanya rajin ke gereja tiap pagi,
Lalu menghunus pedang berkali-kali,
Entah dengan korupsi,
Atau bunuh sesama lewat fitnah keji.
"Consummatum est!"
Selesailah sudah...
Maka cinta bertuah
Tumpah-ruah
Menggenangi semesta
Dan kita berenang dalam samudera
Kasih melimpah.
Kayuputih, 29 Maret 2013
Valens Daki-Soo
* Jumat Agung: hari puncak penderitaan, penyaliban dan wafat Yesus Kristus (Isa Almasih).
* "Consummatum est!": Sudah selesai! (Latin) -- teriakan Yesus sesaat menjelang wafat.
Komentar