Breaking News

TEKNOLOGI Huawei Hadirkan 8 Inovasi 5.5G 15 Mar 2024 17:49

Article image
5.5G Huawei. (Sumber: Huawei)
Dukung implementasi layanan operator komersial 5.5G di seluruh dunia

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Pada gelaran Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2024, Huawei meluncurkan sejumlah produk dan solusi teknologi jaringan seluler nirkabel 5.5G, termasuk di antaranya delapan praktik inovatif yang dapat diterapkan operator telekomunikasi untuk membangun jaringan 5.5G melalui berbagai jalur.

Presiden of Huawei Wireless Solution, Cao Ming mengatakan, “Saat ini seluruh elemen industri telah siap dan kita telah memasuki tahun pertama penggelaran 5.5G secara komersial. Rangkaian lengkap produk dan solusi 5.5G dari Huawei, yang dilengkapi dengan kemampuan ‘Native Giga’ dan ‘Native Green’, akan membantu operator di seluruh dunia mewujudkan evolusi multi-jalur 5.5G pada berbagai pita frekuensi.”

Inovasi Native GigaGreen untuk Evolusi 5.5G Multi-Jalur

Untuk memperlancar proses evolusi menuju 5.5G pada semua pita frekuensi, Huawei menghadirkan rangkaian lengkap produk dan solusi 5.5G GigaGreen, yang bersifat "Native Giga" dengan teknologi ultra-wideband dan multi-antena, untuk meningkatkan kinerja hingga 10 kali lipat, dan sekaligus "Native Green" dari segi arsitektur hingga perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung "0 Bit 0 Watt".

Hingga saat ini, solusi 5.5G GigaGreen telah digunakan secara luas di seluruh dunia untuk mendukung pembangunan jaringan 5.5G efisien yang menawarkan kinerja dan efisiensi energi tertinggi.

Praktik 1: Extremely large antenna array (ELAA) atau susunan antena yang sangat besar ditingkatkan dari pita tunggal menjadi multi-band pada MetaAAU 64T. Dengan elemen antena konvergensi dual-band asli, MetaAAU 64T mendukung cakupan bersama pita tinggi dan pita rendah untuk menghadirkan kecepatan 5 Gbps di mana saja (ubiquitous network).

Praktik 2: FDD ultra-wideband ditingkatkan untuk mendukung semua band. RRU Hepta-band baru mendukung 7 band pada rentang frekuensi 700 MHz hingga 2,6 GHz, sehingga bandwidth 100 MHz yang ada dapat digunakan kembali untuk membangun jaringan yang akan menghadirkan pengalaman dasar 5 Gbps.

Praktik 3: Dengan bandwidth asli ultra-tinggi, mmWave merupakan kunci dalam menghadirkan layanan 5.5G berkecepatan 10 Gbps. Solusi AAU mmWave dari Huawei adalah yang terbesar di industri dengan lebih dari 2.000 elemen antena. AAU ini mendukung kepadatan sinar empat kali lipat dari modul pesaing, sehingga mampu menembus hambatan dalam cakupan mmWave.

Praktik 4: LampSite X dapat bekerja pada pita sub-6 GHz dan mmWave, yang berarti dapat mendukung bandwidth ultra-tinggi asli hingga 1,6 GHz. Solusi ini menjadi kunci untuk menghadirkan kecepatan 10 Gbps dalam ruangan.

Praktik 5: Dengan mengusung prinsip "0 Bit 0 Watt", Huawei menghadirkan rangkaian lengkap peralatan jaringan 5.5G yang mampu meningkatkan efisiensi energi sebesar 10 kali lipat berdasarkan arsitektur, perangkat keras, dan perangkat lunak "Native Green". Dalam mode siaga, konsumsi daya dapat ditekan hingga kurang dari 10 W, dan pada saat yang sama mode pengaktifan tingkat kedua didukung.

Praktik 6: Solusi Microwave 2T dengan MAGICSwave dapat diterapkan secara efektif di semua skenario, dengan kapasitas maksimum 50 Gbps, untuk memfasilitasi evolusi ke 5.5G. Salah satu operator telekomunikasi di Zhejiang, Tiongkok memanfaatkan gelombang mikro CA 2T untuk menyelesaikan penggelaran jaringan backhaul 5G ke sebuah pulau terpencil hanya dalam waktu dua hari.

Praktik 7: Huawei telah memperkenalkan solusi signal direct injection feeding (SDIF) atau pengumpanan sinyal injeksi langsung ke semua antena. Antena Eco meningkatkan efisiensi energi all-band sebesar 20% dalam berbagai konfigurasi di berbagai area.

Praktik 8: Huawei IntelligentRAN menggabungkan model komunikasi besar dan sistem kembar digital RAN untuk mendukung kecerdasan jaringan L4. Solusi ini membantu operator mengurangi biaya jaringan dan di saat yang sama meningkatkan efisiensi. Di Hangzhou, Tiongkok, solusi ini diterapkan untuk melakukan operasi dan pemeliharaan jaringan secara proaktif dalam sebuah rencana darurat, yang terbukti efektif mengurangi keluhan pengguna hingga nol.

 “Rangkaian lengkap solusi GigaGreen dari Huawei menghadirkan kinerja paling kuat dengan konsumsi sumber daya paling sedikit. Dengan jaringan yang menawarkan kinerja dan efisiensi energi tertinggi, operator dapat mempertahankan kesuksesannya di era 5.5G,” ungkap Cao Ming.

Menjelang peluncuran komersial 5.5G pada tahun 2024, Huawei terus berkolaborasi dengan operator dan mitra di seluruh dunia untuk menciptakan berbagai inovasi baru di bidang jaringan, cloud, dan kecerdasan.

--- Stella Josephine

Komentar