Breaking News

INDUSTRI Ilham Habibie Pimpin Perhimpunan Insinyur Indonesia Periode 2024 - 2028 06 Dec 2024 16:10

Article image
"Insinyur harus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Karena itu kita perlu adanya reindustrialisasi yang masif. Sehingga, hilirisasi bukan saja di pertambangan namun meluas ke sektor lain..."

JOGJAKARTA, IndonesiaSatu.co - Dalam Konggres Perhimpunan Insinyur Indonesia di Hotel Ambarukmo Jogjakarta, hari ini, 6 Desember 2024, Dr.Ing.Ilham Akbar Habibie,MBA dilantik sebagai Ketua Umum PII.

Justin Djogo, Jubir Ilham Habibie kepada IndonesiaSatu.co, mengatakan, dalam acara pembukaan Konggres PII, Kamis (5/12/2024), Sri Sultan Hamengku Buwono XI memberikan dukungan sepenuhnya kepada PII dibawah kepemimpinan Ilham Habibie.

Menurut Sri Sultan, industrialisasi dan teknologi mesti meresapkan kearifan lokal dan dapat dirasakan dampak konkritnya oleh masyarakat luas. 

"Penerapan teknologi tidak hanya dinikmati untuk segelintir kelompok saja. Ketika persaingan global dalam industrialisasi segenap penjuru dunia, pembangunan SDM sangatlah penting untuk menyukseskan cita cita meraih Indonesia Emas 2045 kelak," papar Justin menjelaskan pernyataan Sri Sultan.

Sesuai tema Konggres PII, Mendorong Pengembangan Teknologi Berbasis Kearifan Lokal, Kepala IKN yang baru Basuki Harjomulyo di kesempatan yang sama juga menekankan agar ritme pembangunan dengan kecepatan seperti irama rock n roll dan tetap sesuai peraturan tata kelola.

Basuki juga mengharapkan agar dalam kepemimpinan Ilham Habibie, dapat memimpin program- program pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 nanti. PII harus menjadi motor utama dalam memperkuat industri di segenap aspek.

Sementara dalam kata sambutan awalnya di hari pembukaan Konggres PII ini, Ilham Habibie, lanjut Justin, menekankan bahwa PII harus menjadi mitra pemerintah yang makin penting. Apalagi pembangunan industri hilirisasi sebagai prioritas.

Ilham juga menghimbau agar insinyur harus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Karena itu kita perlu adanya reindustrialisasi yang masif. Sehingga, hilirisasi bukan saja di pertambangan namun meluas ke sektor lain. ***

--- Sandy Javia

Komentar