Breaking News

MUSIK John Mayer Donasikan Jutaan Dolar untuk Penelitian PTSD pada Veteran 23 Jul 2026 18:55

Article image
Musisi John Mayer telah mendonasikan jutaan dolar untuk mendukung penelitian PTSD pada veteran, terinspirasi untuk terus memberi dampak di luar dunia musik.

JAKARTA IndonesiaSatu.co – John Mayer tidak hanya menunggu dunia berubah, ia mengambil langkah nyata untuk membuatnya menjadi lebih baik. Dalam profil terbarunya di The Hollywood Reporter, penyanyi sekaligus penulis lagu tersebut memberikan pandangan langka tentang hal di luar musik yang sangat ia tekuni: mencari jawaban atas masalah yang dihadapi para veteran yang berjuang melawan gangguan stres pascatrauma (Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD).

Dalam artikel yang diterbitkan pada Rabu (22 Juli), Mayer mengenang momen saat ia mulai terinspirasi untuk mendanai penelitian kesehatan veteran pada tahun 2012. Momen tersebut bermula dari kunjungannya ke barak prajurit terluka di Camp Lejeune di Jacksonville, Carolina Utara, pada akhir dekade 2000-an. Pada tahun 2019, ia secara resmi mendirikan organisasi nirlaba miliknya, Heart and Armor, yang bertujuan untuk memajukan penelitian tentang gejala PTSD—baik mental maupun fisik—yang dialami para prajurit, sekaligus menyediakan sumber daya bagi para veteran yang membutuhkan.

"Saya merasa sangat tersentuh saat itu juga ketika berbicara dengan seseorang yang mengalami cedera otak traumatis dan memahami secara langsung bagaimana rasanya saat mendengarkan mereka berbicara," ungkap sang gitaris kepada media tersebut, yang menobatkannya sebagai salah satu Philanthropist of the Year. "Jika Anda bertanya kepada saya apa itu PTSD pada saat itu, saya mungkin akan memberi Anda definisi yang sangat sempit. Namun saya melihatnya secara langsung dan nyata. Saya tersentuh melihat orang-orang yang terus berjuang melampaui cedera mereka."

Studi-studi yang didanai oleh Mayer mencakup berbagai topik, seperti olahraga, kebiasaan makan pada wanita, efek psikologis dari trauma seksual militer, dan masih banyak lagi. Menurut laporan The Hollywood Reporter, Mayer telah menyumbangkan sekitar 5 juta dolar AS (sekitar Rp80 miliar) dari uang pribadinya hingga saat ini, sebagian dengan harapan dapat menghilangkan stigma terhadap perjuangan yang dialami para veteran penderita PTSD.

"Ketika Anda mendengar cerita tentang bagaimana seseorang dengan PTSD akhirnya mengobati diri mereka sendiri, Anda akan memahaminya," jelasnya. "Jika satu-satunya cara untuk bisa tidur setelah pulang ke rumah adalah dengan meminum setengah botol anggur, itu bukanlah pilihan antara minum alkohol atau tidak, melainkan pilihan antara bisa tidur atau tidak."

Mayer juga menemukan kepuasan tersendiri dalam memberikan manfaat melalui cara lain di luar kemampuannya bermusik. "Dudley Moore adalah pemain piano yang hebat, atau Shaq yang juga seorang polisi cadangan," tambahnya. "John Travolta sebagai pilot... Kenny G berinvestasi di Starbucks. Vokalis Iron Maiden menerbangkan pesawat bandnya sendiri. Setiap kali saya mendengar hal-hal yang tidak terdengar seperti pengalaman stereotip orang terkenal, saya terinspirasi untuk bisa berguna melalui cara lain."

Di samping aksi kemanusiaannya, personel Dead & Company ini juga sedang menggarap album baru. ("Saya menginvestasikan seluruh waktu dan energi saya untuk membuat album sehingga ketika saya kembali nanti, saya memiliki sesuatu yang benar-benar bisa dipersembahkan kepada dunia," tuturnya kepada media tersebut.) Sebagai informasi, ia terakhir kali merilis album penuh pada tahun 2021 lewat Sob Rock yang sukses menduduki puncak Billboard 200.

Sebelumnya, Mayer telah menemukan cara untuk menyatukan profesinya sebagai musisi dengan misi organisasi nirlabanya. Pada tahun 2025, ia menggelar konser privat untuk menggalang dana bagi penelitian University of California, San Francisco mengenai peran tidur dalam kesehatan veteran.

"Saya telah mendengar beberapa hal luar biasa yang dikatakan kepada saya dan didengar oleh orang lain, yang benar-benar mengembalikan banyak kepercayaan dalam diri saya malam ini," ujarnya di atas panggung saat itu. "Jadi terima kasih banyak telah hadir di sini."

--- Stella Josephine

Komentar