Breaking News

REFLEKSI Kekuatan Rasa Syukur 22 Jun 2023 09:58

Article image
Ilustrasi. (Foto: Walking Times)
Kekuatan syukur terletak pada kemampuan untuk sepenuhnya mengubah cara kita memandang dunia.

Oleh Valens Daki-Soo

 

Entah sudah berapa kali saya berbagi tentang rasa syukur di beranda maya. Tapi saya ingin berbagi lagi, dan mungkin akan terus berbagi, karena bukankah hidup kita (mestinya) adalah rangkaian rasa syukur?

Saya teringat pernyataan bijak ini, "Rasa syukur adalah vaksin, antiracun, dan antiseptik."

Kekuatan syukur terbukti berdampak langsung pada kebahagiaan kita, membantu kita merasa lebih terpenuhi dan mengubah rintangan menjadi peluang. Tapi syukur bukan hanya berpikir positif. Bersyukur tidak berarti menutupi emosi Anda dengan kata-kata hampa dan posting media sosial. Syukur berarti belajar bagaimana hidup dalam rasa syukur setiap hari, bukan hanya ketika segala sesuatunya berjalan sesuai keinginan kita. Itu berarti mengalami hidup sepenuhnya – semua suka dan duka – dan memahami bahwa apa pun yang terjadi, kasih karunia turun atas kita semua.

Bersyukur adalah kesiapan untuk menunjukkan penghargaan dan untuk membalas kebaikan.”

Menurut Tony Robbins, seorang motivator, aktor, dan penulis sukses asal Amerika Serikat, syukur yang sebenarnya jauh lebih dari sekadar berterima kasih.

“Bila kita memiliki sikap syukur, kita melihat hidup sebagaimana adanya; hadiah yang luar biasa.”

Rahib Benediktin David Steindl-Rast menggemakan sentimen ini, mendefinisikan bagaimana hidup dalam rasa syukur setiap hari sebagai “menerima setiap momen sebagai hadiah.”

 

Menemukan Kekuatan Rasa Syukur
Kekuatan syukur terletak pada kemampuan untuk sepenuhnya mengubah cara kita memandang dunia. Kita dikondisikan untuk mendekati kehidupan dari tempat kelangkaan – untuk bersaing dengan orang lain dan dengan diri kita sendiri.

Kita percaya tidak ada sumber daya yang cukup untuk dibagikan. Namun ketika kita mengatasi kelangkaan dan percaya bahwa dunia ini penuh dengan kelimpahan, kita mulai menganggap hidup sebagai tempat untuk memberi, bukan untuk menerima.

“Saat Anda bersyukur, rasa takut menghilang dan kelimpahan muncul,” kata Tony.

Begitu kita menghargai semua yang kita miliki, hukum tarik-menarik akan membawa lebih banyak kelimpahan kepada kita.

Manfaat rasa syukur memengaruhi setiap bidang kehidupan kita, mulai dari hubungan kita hingga karier dan bisnis kita. Bersyukur membuat kita lebih bahagia dan lebih puas. Syukur membuat kita menjadi mitra yang lebih baik. Rasa syukur di tempat kerja bahkan bisa membuat Anda menjadi atasan dan rekan kerja yang lebih baik.

 

Syukur Setiap Hari

Bersyukur adalah pola pikir dan keadaan, tetapi juga serangkaian tindakan. Berikut ini strategi yang dapat Anda gunakan setiap hari untuk memastikan bahwa Anda terus hidup dalam rasa syukur sebagaimana ditulis Team Tony dalam artikel berjudul "Discover The Power of Gratitude: 5 Ways To Live In Gratitude Each Day":

1. Memilih Bersyukur
Emosi adalah anugerah yang menjadikan kita manusia dan dapat mendorong kita untuk mencapai hal-hal besar. Kekuatan syukur adalah bahwa itu adalah emosi – dan Anda dapat mengendalikan emosi Anda dengan memilih apa yang menjadi fokus. Anda dapat memilih untuk mendekati kehidupan dari tempat kelangkaan dan ketakutan, atau Anda dapat mengadopsi sikap berkelimpahan dan memutuskan untuk fokus pada hal yang positif. Pilihan ada di tangan Anda, dan ini adalah keputusan pertama yang harus Anda buat sebelum Anda dapat belajar bagaimana hidup dalam rasa syukur.

2. Latihan Priming
Tony memberi tahu kita bahwa "Bukan apa yang kita lakukan sesekali yang membentuk hidup kita, tetapi apa yang kita lakukan secara konsisten." Memulai pagi Anda dengan kuat itu penting, dan priming adalah cara untuk mengatur fokus Anda. Priming adalah perluasan dari gagasan bahwa memulai hari Anda dengan emosi negatif akan menghasilkan pengalaman negatif, sedangkan emosi positif akan menghasilkan pengalaman positif. Latihan utama Tony menggunakan elemen visualisasi, meditasi, dan mantra untuk membantu Anda memulai setiap hari dengan kekuatan syukur di sisi Anda.

3. Bangun Kewaspadaan
Salah satu manfaat dari priming adalah menumbuhkan perhatian. Perhatian penuh adalah kemampuan untuk hidup di masa sekarang, terhubung dengan pikiran dan emosi Anda tanpa menilai, mengubahnya, atau membiarkannya menguasai Anda. Itu berarti memupuk kemampuan untuk memusatkan perhatian Anda pada pemandangan, bau dan suara di sekitar Anda, mendengarkan secara mendalam, terhubung dengan orang lain, dan membangkitkan karunia kehidupan. Anda dapat memupuk kesadaran melalui meditasi, yoga, dan praktik lain yang menghentikan pikiran yang berpacu dan membiarkan kekuatan syukur masuk.

4. Lepaskan Masa Lalu
Terkadang apa yang tidak kita miliki di masa lalu dapat menghalangi kita untuk menerimanya di masa sekarang. Jika kita tidak pernah memiliki hubungan yang sehat, kita mungkin menjauhkan pasangan yang pengasih. Jika kita dibesarkan untuk menjadi perfeksionis, sulit untuk menghargai hal-hal yang tidak “tepat”. Itulah mengapa Anda harus melepaskan masa lalu untuk belajar bagaimana hidup dalam rasa syukur setiap hari. Memilih untuk memberi arti positif pada pengalaman masa lalu Anda akan membantu Anda mengatasi keyakinan yang membatasi dan mengetahui bahwa Anda layak mendapatkan kelimpahan.

5. Ambil Tindakan
Anda sekarang memiliki strategi yang ampuh untuk bagaimana hidup dalam rasa syukur. Tetapi seperti yang dikatakan Tony, “Mengetahui saja tidak cukup. Anda harus mengambil tindakan.” Jangan tunda rasa syukur untuk hari lain. Beri tahu seseorang betapa Anda menghargai mereka dan alasannya. Mulailah jurnal rasa syukur. Dan jangan mengabaikan pujian orang lain. Menerima penghargaan orang lain terhadap Anda sama pentingnya dengan merangkul kekuatan rasa syukur seperti memberikan penghargaan.***

Ada yang sedang galau atau gundah gulana? Duduklah tenang. Sadari seluruh diri Anda. Syukuri semua organ tubuh Anda. Bersyukurlah untuk mata indah yang Anda punya. Anda bisa saksikan mentari senja yang romantis, bukan? Anda bisa menatap orang-orang tercinta khan? Ya, katakan, "Aku bersyukur, bersyukur, bersyukur..." Bersyukurlah untuk air yang kita minum, yang bisa "hadir" di depan kita setelah melewati rentetan panjang manusia yang mengupayakan air itu hingga menyegarkan tubuh Anda.

Anda adalah "keajaiban hidup" yang patut disyukuri.

Nah, sekarang rasakan, apakah suasana hati Anda "berubah", menjadi lebih enak? Lebih nyaman? Itu pasti karena rasa syukur berdaya memulihkan dan menguatkan. Jika belum, lakukan lagi dan lagi.

Saya percaya, Anda bisa ketiadaan kata untuk mengungkap rasa syukur, betapa Tuhan Sang Cinta mengasihi Anda.


Penulis adalah peminat filsafat dan psikologi, pengusaha dan politisi, Pendiri/Pemimpin Umum IndonesiaSatu.co

Komentar