Breaking News

KEUANGAN Kepemilikan SBN sebesar 64%, TASPEN Salah Satu 'Jangkar' Likuiditas Pemerintah 09 Apr 2026 14:22

Article image
Taspen darih predikat sebagai Investor Strategis Surat Utang Negara (SUN) Tahun 2025 oleh Kementerian Keuangan
Strategi investasi pada instrumen negara merupakan fondasi utama perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang kepada seluruh peserta ASN dan pejabat negara.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – PT TASPEN (Persero) resmi dinobatkan sebagai Investor Strategis Surat Utang Negara (SUN) Tahun 2025 oleh Kementerian Keuangan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi masif TASPEN dalam menjaga stabilitas pasar keuangan domestik serta memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Ubaidi Socheh Hamidi, kepada Direktur Investasi TASPEN, Rifki Isnaini Hassan, dalam forum pemangku kepentingan SUN di Jakarta baru-baru ini. Portofolio investasi TASPEN tercatat didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 64,29% per Desember 2025.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa strategi investasi pada instrumen negara merupakan fondasi utama perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang kepada seluruh peserta ASN dan pejabat negara. Penempatan dana yang besar pada SBN mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian (prudent) yang ketat.

"Sebagai institusi pengelola dana jangka panjang, kami memiliki tanggung jawab memastikan keberlanjutan manfaat bagi peserta sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional melalui instrumen investasi yang aman dan produktif," ujar Henra dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Dukungan terhadap Asta Cita

Langkah TASPEN dalam memperkuat kepemilikan instrumen pembiayaan pemerintah dinilai sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya adalah pada penguatan ketahanan ekonomi nasional melalui pengelolaan keuangan negara yang optimal dan berkelanjutan.

Melalui partisipasi aktif sebagai investor institusi domestik, TASPEN berperan dalam:

  • Pendalaman Pasar: Meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor terhadap instrumen keuangan dalam negeri.

  • Nilai Tambah Peserta: Menciptakan imbal hasil yang stabil guna menjamin kesejahteraan ASN di masa depan.

  • Sinergi Pemerintah: Mendukung pengembangan instrumen keuangan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Ke depan, TASPEN berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial. Fokus perusahaan pada sisa tahun 2026 ini adalah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah guna menghadapi dinamika pasar global, sembari memastikan setiap rupiah dana peserta dikelola secara profesional dan transparan.***

--- Sandy Javia

Komentar