REGIONAL Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Polda NTT, Gubernur Melki Ajak Cegah Radikalisme dan Kawal Pembangunan 22 Oct 2026 11:25
"Pemerintah daerah tidak bisa kerja sendiri. Butuh sinergi dan kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda, termasuk Polda NTT, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar demi kepentingan masyarakat,” kata Melki.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur dan jajaran untuk mencegah penyebaran paham radikalisme, terutama di kalangan generasi muda., serta ikut mengawal pembangunan.
Ajakan itu diutarakan Gubernur Melki saat menerima audiensi Kapolda NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto bersama Wakapolda dan jajaran Polda NTT di ruang kerja Gubernur NTT, Rabu (21/10/2026).
Gubernur Melki mengatakan, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi salah satu fondasi penting agar program pembangunan, investasi, dan pelayanan publik dapat berjalan lancar.
“Pemerintah daerah tidak bisa kerja sendiri. Butuh sinergi dan kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda, termasuk Polda NTT, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar demi kepentingan masyarakat,” kata Melki.
Dia turut meminta polisi mengedepankan pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi penyebaran radikalisme.
Menurut Gubernur, upaya itu perlu dilakukan sebelum paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan dan persatuan berkembang di tengah masyarakat.
"Pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, kerja sama dengan lembaga pendidikan, keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat," ujar Gubernur.
Polda NTT Siap Bersinergi
Kapolda NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto mengaku siap untuk bersinergi dengan Gubernur, Wakil Gubernur, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di NTT.
Menurut Kapolda Reza, situasi keamanan yang kondusif penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pelaksanaan agenda pembangunan.
Ia juga meminta pemerintah daerah tidak segan melaporkan anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran agar dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan sesuai ketentuan.
“Jika ada anggota kami yang berbuat di luar ketentuan, Gubernur dan jajaran jangan segan-segan untuk melaporkan kepada kami agar bisa kami bina, supaya bisa bekerja dengan baik kembali,” ujarnya.
Hadir dalam audiensi itu Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal serta sejumlah pejabat utama di lingkup Polda NTT.
Sementara Gubernur Melki didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Alexon Lumba, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zet Sony Libing, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Yohanes Abrianto Kore.
--- Guche Montero
Komentar