Breaking News

REGIONAL Songsong Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Pemkab Ende Akan Gelar "Pekan Ende Street 2025" 20 May 2025 20:17

Article image
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda. (Foto: Dok. Ist)
"Kami ingin Festival ini menjadi cerminan nasionalisme dari tempat di mana Sang Proklamator, Bung Karno merenungkan butir-butir Pancasila sebagai Dasar Negara,” tandas Bupati Badeoda.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah daerah Kabupaten Ende akan menggelar event "Pekan Ende Street 2025." 

Momentum kegiatan yang dikemas dalam nuansa kolaborasi budaya, ekonomi kreatif, dan semangat nasionalisme itu dalam rangka menyongsong peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni tahun 2025 mendatang.

Rangkaian kegiatan yang berpusat di Kota Ende ini akan resmi dibuka pada 21 Mei dan berpuncak pada 1 Juni 2025 mendatang.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H.,M.H mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar festival dan seremonial semata.

"Ini adalah momentum untuk merayakan keberagaman, nasionalisme, dan kearifan lokal,” kata Bupati Badeoda dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (18/5/2025).

Bupati Ende mengambarkan bahwa kegiatan tersebut akan melibatkan ribuan peserta dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk UMKM, seniman lokal, pelajar, serta para pemuka agama.

Terdapat beberapa item kegiatan utama dalam event tersebut, yakni:

Pertama, Kelimutu Expo dan Pasar Malam; ajang pameran UMKM, pelayanan publik (seperti layanan e-KTP), dan ekonomi kreatif. 

Kedua, Pesona Kreasi Anak; Lomba bakat dan seni dari anak-anak usia sekolah. 

Ketiga, Pentas Sanggar Seni: pagelaran sanggar sekolah, komunitas, dan band lokal.

Keempat, Drama Sadar Sampah: edukasi lingkungan lewat pertunjukkan para siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMA.

Kelima, Permainan Tradisional Anak: Ogo, Sanggu Alu, Tenggang Bambu, dan lainnya. 

Keenam, Lomba Menggambar Pancasila: melibatkan peserta dari siswa-siswi SD, SMP, hingga SMA. Ketujuh, NTT Fashion Show; ksplorasi busana khas daerah.

Ketujuh, Olahraga Tradisional dan Modern: pagelaran tinju hingga perlombaan catur.

Kedelapan, Festival "Ine Maria Guadalupe dan Doa Kebangsaan": Doa lintas agama sebagai simbol toleransi dan keberagaman.

Sementara Parade Pancasila akan menjadi acara puncak pada 1 Juni 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. 

Sebanyak 77 regu akan melakukan longmarch dari depan Kantor Pelindo Ende menuju Lapangan Pancasila diiringi marching band dan formasi Pancasila oleh seluruh pelajar.

Bupati Badeoda mengaku, Pemkab Ende telah bersurat ke BPIP dan Pemerintah Pusat untuk menghadirkan pejabat tinggi seperti Menteri Koordinator, sementara koordinasi dengan Pemprov NTT tengah dilakukan untuk kehadiran Gubernur pada acara dimaksud.

“Kami ingin Festival ini menjadi cerminan nasionalisme dari tempat di mana Sang Proklamator, Bung Karno merenungkan butir-butir Pancasila sebagai Dasar Negara,” tandas Bupati Badeoda.

--- Guche Montero

Komentar