Breaking News

REGIONAL Terjebak Didalam Kamar, 2 Kakak Beradek Ditemukan Meninggal Pasca Api Berhasil Dipadamkan 27 Jul 2026 13:56

Article image
Tampak api berkobar , 9 unit mobil damkar dan 45 petugas damkar Jakarta Timur diterjunkan ke lokasi.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara yang diduga berasal dari ledakan.

Jakarta, IndonesiaSatu.co-- Duka melanda sebuah keluarga di daerah Pulomas, Jakarta Timur pasalnya rumah kediamannya di Jalan Pulo Mas utara 2B No. 8., Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur hangus dilalap si jago merah sekitar pukul 19.13 WIB.

Dikutip dari akun isntagram @infojakarta.co.id dalam captionnya menuliskan "Minggu malam, 26 Juli 2026, dilaporkan kebakaran rumah tinggal di jalan Pulo Mas Utara 2B No.8 Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur."

Abdul Wahid , Kepala Seksi Operasi Gulkarmat pada Senin (27/7) mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara yang diduga berasal dari ledakan.

"Lalu melihat api sudah membesar dari rumah korban dan dengan segera menghubungi pengurus warga dan damkar," ungkap Wahid.

Menerima laporan tersebut, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta 45 personel ke lokasi.

Operasi pemadaman dimulai pada pukul 19.40 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 19.51 WIB dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.21 WIB.

Melansir detik.com, peristiwa tersebut menewaskan dua penghuni rumah yang terjebak di dalam kamar.
Winston Budijanto Ongkowijoyo (14) jenis kelamin laki-laki dan Mechella Budijanto Ongkowijoyo (11) jenis kelamin perempuan.

Korban meninggal dunia Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan kedua korban telah meninggal dunia di dalam rumah.
"Korban meninggal dunia diketemukan di kamar belakang sebelah kanan," lanjut Wahid.

Selanjutnya Jenasah kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani otopsi.
Untuk penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.*

 

--- Hendrik Penu

Komentar