Breaking News

REGIONAL Lantik 22 Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, Asti Laka Lena: Mari Berkolaborasi Majukan Kerajinan Lokal Menuju Pasar Global 28 Mar 2025 11:56

Article image
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mindriyanti Atiningsih Laka Lena, resmi melantik Ketua Dekranasda di 21 Kabupaten/Kota se-NTT untuk masa bakti 2025-2030. (Foto: Ist)
"Tugas yang akan diemban tentu bukanlah hal yang mudah. Namun diharapkan dengan semangat, komitmen, serta kerja keras yang tinggi, kita semua dapat bersama-sama memajukan NTT ke arah yang lebih baik, maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan," ha

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mindriyanti Atiningsih Laka Lena, resmi melantik Ketua Dekranasda di 21 Kabupaten/Kota se-NTT untuk masa bakti 2025-2030, Rabu 26/3/2025).

Pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemajuan ekonomi lokal melalui pengembangan kerajinan daerah.

Ketua Dekranasda NTT, Asti Laka Lena, dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan pelantikan tersebut, para Ketua Dekranasda di masing-masing Kabupaten/Kota dapat membawa inovasi dan strategi baru dalam pengembangan kerajinan lokal, termasuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar.

Tak lupa, Asti Laka Lena menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ketua Dekranasda yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa.

"Kontribusi mereka dalam memajukan kerajinan lokal telah memberikan dampak yang positif, dan diharapkan pengalaman serta pengetahuan yang mereka peroleh dapat terus memberi manfaat bagi kita semua," ungkap Asti Laka Lena.

Kepada seluruh Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-NTT yang baru dilantik, Asti Laka Lena mengucapkan selamat mengemban tugas dan tanggung jawab yang diemban dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang sungguh.

"Tugas yang akan diemban tentu bukanlah hal yang mudah. Namun diharapkan dengan semangat, komitmen, serta kerja keras yang tinggi, kita semua dapat bersama-sama memajukan NTT ke arah yang lebih baik, maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan," harap Asti.

Asti Laka Lena menerangkan, pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Dekranasda yang telah melantik 34 Ketua Dekranasda Provinsi se-Indonesia.

Fokus pada Inovasi dan Pengembangan Kerajinan Lokal

Pada kesempatan itu, Asti Laka Lena menyinggung, Dekranasda NTT akan fokus pada inovasi dan strategi pengembangan kerajinan lokal.

"Dekranasda NTT diharapkan dapat membawa inovasi dan strategi baru yang berkelanjutan dalam pengembangan kerajinan lokal di masing-masing Kabupaten/Kota," ujarnya.

Asti menyebut, NTT memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, peternakan, kelautan, tenun ikat, dan sumber daya lokal yang belum dioptimlkan.

"Oleh karena itu, kita harus memperhatikan dan merancang strategi pengembangan potensi yang ada di daerah masing-masing secara inovatif dan berkelanjutan. Kerajinan lokal yang kita ciptakan harus mampu bersaing di pasar global, dengan tetap mempertahankan keaslian dan identitas budaya kita," katanya.

Asti menambahkan, selain fokus pada pemberdayaan pengrajin lokal, Dekranasda NTT juga akan fokus pada pemberdayaan dan pendampingan para pengrajin lokal sebagai lokomotif dan ujung tombak pengembangan kerajinan daerah.

"Dengan memberikan pelatihan, bimbingan, dan akses ke teknologi serta informasi, kita akan membantu mereka untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, juga memperluas jaringan pasar. Ini akan memungkinkan mereka untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan bahkan menembus pasar internasional," katanya.

Selain itu, lanjut Asti, Dekranasda NTT juga akan fokus pada peningkatan promosi dan pemasaran produk kerajinan daerah secara aktif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai saluran pemasaran modern, baik melalui digital platform maupun pameran dan festival kerajinan.

"Penting bagi kita untuk melakukan promosi yang lebih agresif, memperkenalkan keunikan dan kualitas kerajinan kita, agar produk-produk ini tidak hanya dikenal, tetapi juga diminati oleh pasar global," imbuhnya.

Menurut Asti, provinsi NTT sebagai provinsi yang kaya akan potensi alam dan budaya, memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.

"Dalam perjalanan kita mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan, kita harus ingat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh tekad kita, tetapi juga oleh kerja sama yang kuat antar seluruh komponen masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha," katanya.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mewujudkan cita-cita bersama melalui kerja keras dan kolaborasi," sambungnya.

Asti Laka Lena mengajak, dalam semangat kebersamaan, visi besar membawa NTT menjadi provinsi yang tidak hanya dikenal karena kekayaan budaya dan alamnya, tetapi juga karena kemajuan dalam sektor kerajinan yang berbasis pada keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal, niscaya akan terwujud.

"Saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan penuh dedikasi, semangat, dan komitmen yang tinggi. Dengan bersatu padu, kita akan mewujudkan visi kita untuk menjadikan NTT sebagai daerah yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Kita harus terus berakar pada budaya kita, tetap maju dengan penuh inovasi dan pemikiran ke depan. Saya percaya dengan usaha dan komitmen, kita akan mencapai segala tujuan yang telah kita gagaskan untuk NTT yang lebih baik," simpulnya.

--- Guche Montero

Komentar