INTERNASIONAL Turki Siap Kirim Pasukan Misi Penjaga Perdamaian ke Ukraina 06 Mar 2025 18:59
Dukungan ini sangat berarti karena Turki adalah angkatan darat terbesar kedua di NATO setelah Amerika Serikat.
ANKARA, IndonesiaSatu.co -- Turki siap berkontribusi mendukung misi penjaga perdamaian potensial di Ukraina, kata seorang sumber kementerian pertahanan Turki pada hari Rabu (5/3/2025).
Dukungan ini sangat berarti karena Turki adalah angkatan darat terbesar kedua di NATO setelah Amerika Serikat.
"Masalah kontribusi terhadap misi akan dipertimbangkan jika dianggap perlu untuk membangun stabilitas dan perdamaian regional, dan akan dinilai bersama dengan semua pihak terkait," kata sumber tersebut kepada wartawan di Ankara kepada Reuters.
Kekuatan militer utama Eropa, Inggris dan Prancis telah membahas pengerahan pasukan untuk memantau gencatan senjata di Ukraina jika terjadi kesepakatan damai di masa mendatang, sementara Washington mengatakan tidak akan mengirim pasukan Amerika.
Ukraina mengatakan setiap perjanjian damai akan membutuhkan pasukan yang kuat di lapangan untuk memberikan jaminan keamanan; Moskow telah menolak pengerahan pasukan anggota NATO, meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan ia yakin Rusia mungkin setuju.
Informan dari Turki tersebut mengatakan diskusi tentang pengerahan pasukan Turki masih bersifat konseptual, tanpa keputusan konkret yang dibuat.
"Konsepnya belum didefinisikan dengan jelas."
Jika Turki akan mengerahkan pasukan, sumber tersebut menegaskan gencatan senjata antara Ukraina dan Rusia harus dideklarasikan terlebih dahulu, dan pengerahan awal harus melibatkan unit non-kombatan untuk memantau gencatan senjata.
Media Turki melaporkan minggu lalu bahwa Presiden Tayyip Erdogan telah membahas kemungkinan pengerahan pasukan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama pertemuan terpisah di Ankara bulan lalu.
---R.Kono
Komentar