NASIONAL Mantan Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana Tutup Usia 19 Nov 2016 11:23
Karier politiknya dimulai sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat yang merupakan partai yang pada awalnya dibentuk untuk mengangkat figur Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Mantan Ketua Komisi VII DPR dari fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana (59 tahun) meninggal dunia pagi ini, Sabtu (19/11/2016). Politisi yang terkenal dengan ungkapan “ngeri-ngeri sedap” dan “masuk barang itu” menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RS BMC Bogor, sejak tiga minggu terakhir.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ayahanda kami, H. Sutan Bhatoegana Siregar pada pukul 08.00 WIB,” ujar seseorang yang mengaku berasal dari keluarga almarhum, seperti beredar di sosial media, pagi ini.
“Almarhum akan dikebumikan pada bada Ashar di pemakaman Giri Tama, Tonjong, Parung, Bogor. Kediaman almarhum bertempat di Villa Duta, jl. Sipatahunan no. 26, Bogor. Mohon maaf jika almarhum memiliki kesalahan-kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja,” tambahnya.
Dikonfirmasi, Kabag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Akbar Hadi, membenarkan berita duka itu.
"Barusan info dari Lapas Sukamiskin, beliau telah berpulang sekitar pukul 08.00 di BMC Bogor," katanya seperti dikutip Antara.
Politikus nyentrik ini berjuang melawan penyakit sirosis hepatis sejak sebulan lalu. Penyakit itu merupakan penyakit liver kronis yang menyebabkan sel-sel dan jaringan hati yang sehat diganti dengan jaringan parut yang tidak memiliki fungsi seperti hati yang normal. Kerusakan bisa meluas sehingga hati berhenti berfungsi.
Sutan pertama kali mengeluh sakit saat berada di LP Sukamiskin. Ia lalu dilarikan ke RS Hermina, Arcamanik, Bandung. Sutan kemudian dipindahkan ke RS Medistra, Jakarta dan setelah sekitar tiga minggu dirawat, Sutan dipindahkan ke RS BMC Bogor, hingga menghembuskan nafas terakhir.
Sutan merupakan terpidana kasus penerimaan suap senilai 140 ribu dolar AS dan gratifikasi berupa 200 ribu dolar AS, 1 unit mobil Toyota Alphard dan 1 unit tanah dan rumah seluas 1.194 meter persegi di kota Medan.
Pengadilan tingkat pertama pada 19 Agustus 2015 memutuskan Sutan divonis selama 10 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 1 tahun kurungan, namun putusan kasasi Mahkamah Agung pada April 2016 memperberat hukuman Sutan menjadi 12 tahun penjara.
Majelis kasasi juga mengabulkan tuntutan jaksa untuk merampas tanah seluas 1.194,38 meter persegi di Medan, Sumatera Utara, dan 1 mobil Toyota Alphard. Sutan pun sejak Mei 2016 diekskusi ke lapas Sukamiskin Bandung.
Drs. Ir. H. Sutan Bhatoegana Siregar, MM lahir di Pematang Siantar, 13 Septermber 1957. Sutan adalah seorang politisi dari Partai Demokrat dan pernah menduduki jabatan Ketua Komisi VII DPR RI. Sutan menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 yang terpilih dari pemilu legislatif tahun 2009 dari daerah pemilihan Sumatera Utara I, yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.
Sutan memulai pendidikannya di tingkat dasar pada SD Negeri 12 Padang Sidempuan.Setelah lulus SD pada tahun 1970, Sutan melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Teknik Negeri (setingkat SMP) 1 Pematang Siantar.Tahun 1973 meneruskan sekolahnya di STM 1 Medan.Lulus dari STM 1 Medan, Sutan melanjutkan pendidikan dengan kuliah di Akademi ATN Yogyakarta.
Selain di ATN yogyakarta, Sutan juga pernah tercatat kuliah di kampus STIE Jagakarsa untuk jurusan S1 Manajemen lulus pada tahun 1996, STIM Jakarta jurusan S2 Manajemen lulus tahun 2003, dan STTNAS Yogyakarta untuk jurusan S1 Teknik Mesin lulus pada tahun 2007.
Sebelum masuk dunia politik, Sutan telah aktif di beberapa organisasi sejak masa mudanya. Sewaktu kuliah di ATN Yogyakarta Sutan menjadi Kasie II Yon v Mahakarta ATN. Pengalaman lainnya antara lain Ketum Batak Islam Cilacap tahun 1990, dan Sekretaris ICMI ORSAT Cilacap tahun 1990.
Karier politiknya dimulai dengan bergabung sekaligus sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat yang merupakan partai yang pada awalnya dibentuk untuk mengangkat figur Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden.
Sutan beberapa kali menduduki posisi penting di Partai Demokrat di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal DPP PD dan Ketua Departemen Perekonomian DPP PD. Dengan bendera Partai Demokrat Sutan terpilih menjadi Anggota DPR dua kali berturut-turut yaitu pada pemilu legislatif 2004 dan 2009. Di DPR, Sutan dipilih menjadi sekretaris Fraksi Partai Demokrat.
Sutan meninggal seorang istri, Hj. Unung Rusyatie, dan tiga anak. Sutan Bathoegana berdomisili di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.
---
Komentar